Sign In

Blog Wisata

Terbaru
Festival Budaya Nyangku sebagai Aset Budaya Panjalu

Festival Budaya Nyangku sebagai Aset Budaya Panjalu

Kabupaten Ciamis merupakan daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, sehingga tidak heran apabila banyak tradisi budaya yang melekat. Salah satu dari tradisi budaya Ciamis yaitu Nyangku yang pada tahun ini dilaksanakan pada Hari Senin (1/11/2021) di Taman Borosngora, Alun-alun Panjalu, Kabupaten Ciamis.

Nyangku ini merupakan aset budaya daerah Panjalu yang dilaksanakan secara turun temurun oleh penduduk Panjalu setiap setahun sekali. Sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, nyangku dilaksanakan pada Hari Senin atau Kamis terakhir bulan Rabiul Awal.

Tradisi Nyangku dilaksanakan dengan prosesi mencuci dan membersihkan benda pusaka peninggalan. Benda-benda pusaka tersebut milik Raja Panjalu, Prabu Sanghyang Borosngora yang dipercaya sebagai penyebar agama Islam pertama di wilayah Panjalu.

Proses Upacara Nyangku

Upacara dimulai dengan mengeluarkan benda-benda pusaka di Bumi Alit, kemudian pusaka tersebut dibungkus kain dan digendong layaknya seorang bayi. Lalu, rombongan para pembawa benda pusaka ini berjalan beriringan menuju Nusa Gede. Nusa Gede merupakan sebuah pulau kecil di tengah Situ Panjalu tempat melakukan ziarah ke makam leluhur Panjalu di pulau tersebut.

Proses membersihkan pusaka di kegiatan nyangku (Foto : M.Reza Irhamna / BP2D Ciamis)

Uniknya, yang diperbolehan membawa benda-benda pusaka dan yang masuk ke bangunan di Nusa Gede hanyalah kaum pria keturunan Prabu Borosngora. Para rombongan pembawa benda pusaka menuju Nusa Gede menggunakan perahu yang sudah disiapkan di setiap sisi Situ Lengkong Panjalu. Selain membawa benda pusaka tadi untuk berziarah ke makam, di sana juga mengambil air untuk proses mencuci benda-benda pusaka tersebut.

Setelah itu, para rombongan bergegas menuju Alun-alun Panjalu untuk melakukan penjamasan. Jamasan merupakan proses dimana benda-benda pusaka tadi dicuci dan dibersihkan. Para rombongan yang berjalan dari Situ Lengkong Panjalu disambut oleh orang-orang yang menyiapkan sebuah panggung yang terbuat dari bambu.

Kemudian, benda-benda pusaka tersebut dicuci di atas panggung bambu itu. Setelah selesai dicuci, benda-benda pusaka dikeringkan dengan cara diasapi. Asap tersebut menerbarkan aroma yang wangi, dan kemudian setelah selesai dikeringkan benda pusaka tersebut diganti kain pembungkusnya.

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 dan 2

Gelaran upacara adat Nyangku tahun ini didukung langsung oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis. Pada kegiatan kali ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis bersama Polres Ciamis dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mengadakan vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan 2. Sehingga masyarakat bisa menyaksikan upacara adat Nyangku dan juga dapat berwisata secara aman dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi ini berlaku untuk masyarakat secara umum dengan total kuota sebanyak 500. Seperti biasa, masyarakat bisa mengikuti vaksinasi dengan syarat membawa KTP atau KK bagi yang belum mempunyai KTP.

Penulis: Ernawati/BP2D Ciamis
Editor: Dhaifina/BP2D Ciamis

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.